RIAUSKY.COM - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara belum dapat memastikan kapan internet di wilayah Papua dan Papua Barat 100 persen pulih. Saat ini, baru 29 kabupaten kota yang telah dibuka pemblokiran aksesnya.
"Ya belum tahu karena yang memutuskan bukan saya saja, ada koordinasi," ujar Rudiantara kepada wartawan, Kamis (5/9/2019), di Gedung Kominfo, Jakarta.
Dia mengungkapkan, Kominfo bersama operator telekomunikasi tengah melakukan pembukaan blokir internet secara bertahap di wilayah yang dinilai telah Kondusif. Untuk itu, perlu adanya koordinasi dengan pihak keamanan yang berada di lapangan.
"Kita juga terus memantau dan berkoordinasi juga dengan teman-teman di lapangan. Yang memutuskan kondusifitasnya bukan saya," ungkapnya.
Adapun wilayah provinsi Papua yang masih diberlakukan pemblokiran internet ialah Kabupaten Mimika, Paniai, Deiyai, Dogiyai, Jayawijaya, Pegunungan Bintang, Numfor, Kota Jayapura, Yahukimo, dan Nabire. Sementara Papua Barat yakni Kota Sorong, Kabupaten Sorong, dan Kota Manokwari.
Rudiantara menerangkan hal tersebut dilakukan karena mempertimbangkan sisi kondusifitas dari wilayah tersebut. Untuk itu pemerintah berupaya mencegah dan menghindari potensi terjadinya kerusuhan.
"Saya tidak bisa mengatakan kapan, karena harus dilihat juga laporan dari lapangan. Kan ada unsur keamanan, ada Polri, ada TNI, ada intelijen juga yang harus memperhitungkan itu semua. Dan ini untuk kepentingan kita bersama kok," tuturnya.
Pemerintah sendiri mulai membuka pemblokiran akses internet di wilayah Papua dan Papua Barat secara bertahap mulai Rabu (4/9/2019) malam. Kominfo bersama operator mempersiapkan skema berupa penurunan tingkat pemblokiran dari per wilayah Provinsi menjadi per kabupaten kota. (R02)
Sumber: Akurat.co
Listrik Indonesia

